PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI ICT GURU SMPN TUJUH MARET HADAKEWA DENGAN ONLINE CBT DI MASA PANDEMI COVID-19
Fransiskus Bernardus Kedang Kaona
SMPN Tujuh Maret Hadakewa
franskaona13@gmail.com
Abstrak: Best practice ini ditulis dengan tujuan: (1) mendeskripsikan upaya mengatasi kesulitan proses penilaian langsung khususnya pada aspek kompetensi pengetahuan Penilaian Akhir Semester dalam masa darurat Covid-19 dan (2) mendeskripsikan dampak penerapan Penilaian melalui online Computer Based Test (CBT) terhadap peningkatan kemampuan / keterampilan literasi digital guru-guru SMP Negeri Tujuh Maret Hadakewa semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Subyek penulisan best practice ini adalah para guru mata pelajaran pada SMP Negeri Tujuh Maret Hadakewa berjumlah 13 orang. Penulisan best practice menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan informasi aktivitas guru melalui pengamatan dan dokumentasi dan dan dampaknya melalui angket. Strategi yang diterapkan adalah penerapan online CBT dalam Penilaian Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021, yang ditempuh melalui tahapan: (1) Pendampingan penyusunan soal dan input soal ke aplikasi terhadap semua guru matapelajaran, (2) Penginputan soal ke aplikasi secara online oleh guru matapelajaran dan (3) Pelaksanaan Penilaiaan Akhir Semester online. Para guru mata pelajaran memonitor proses ujian melalui akunnya masing-masing di website sekolah www.smpn7marethadakewa.com. Semua aktivitas guru dalam ketiga tahapan strategi ini dianalisis. Pada akhirnya disandingkan dengan hasil rekapitulasi jawaban-jawaban guru dalam angket yang disebar. Ternyata penulis menemukan bahwa strategi penerapan kewajiban Penilaian Akhir Semester secara online dengan CBT memberikan dampak positif. Guru mendapat momentum untuk menigkatkan kemampuan literasi ICT (Information and Communication Technologies). Hal ini terlihat dari hasil analisis terhadap 5 indikator hasil yang mewakili kemampuan ICT. Dalam 4 indikator para guru mengalami peningkatan kemampuan: 75% guru mengalami peningkatan kemampuan menggunakan aplikasi Microsoft Office, 50% guru mengalami peningkatan kemampuan browsing internet, 75% guru mengalami peningkatan kemampuan mengakses di website sekolah, 61% guru mengalami peningkatan kemampuan mengelola data dalam akunnya di website sekolah. Sedangkan dalam 1 indikator belum terjadi peningkatan: hanya 17% guru yang mengalami peningkatan kemampuan mengunduh hasil tes dari aplikasi di website.
Kata kunci: Literasi ICT, online CBT, Covid-19
Selengkapnya klik di sini
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Akses Publik Proposal Penelitian OPSI
Untuk akses publik proposal penelitian ilmiah siswa kami, atas nama Yohana Desmarinda Senong, siswi kelas 7 SMPN Tujuh Maret Hadakewa, berjudul : PERAN PEREMPUAN LAMALERA DALAM TRADISI