SUPERVISI PEMBELAJARAN BERBASIS COACHING
Setelah mengalami beberapa kali penundaan, akhirnya pelaksanaan supervisi pembelajaran semester genap Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat dilaksanakan. Hari ini, Selasa, 16 Mei 2023 saya melakukan supervisi pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di kelas VII-B, pada jam pelajaran IV - V, Topik Yesus Yang Berbelaskasih.
Proses dimulai dengan percakapan pra-supervisi. Saya menanyakan beberapa hal terkait rencana aksi yang akan diterapkan dalam proses pembelajaran kali ini. Saya menggali beberapa hal dari apa yang disampaikan oleh pak Frans Gemar dengan tujuan agar terbangun kepercayaan diri dalam dirinya utuk melakukan aksi pembelajaran hari ini. Ia sendiri merasa yakin akan rencana yang telah disiapkannya.

Proses dilanjutkan dengan observasi kelas. Saya melaksanakan observasi dengan tuntunan lembar observasi yang telah saya siapkan sebelumnya. Lembar obervasi pembelajaran kurikulum merdeka bisa dilihat di sini. Kehadiran dalam kelas saya upayakan sedemikian rupa agar tidak mengganggu proses pembelajaran. Saya mengambil tempat paling belakang. Terlihat kelas ditata dengan baik berdasarkan kelompok diskusi. Pak Frans menggunakan peralatan penunjang yaitu laptop dan infocus dengan media slide powerpoint.

Setelah observasi, kami lanjutkan dengan percakapan pasca-supervisi. Saya menerapkan keterampilan coaching untuk membantu Pak Frans menemukan kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan yang dialaminya dalam prose pembelajaran tadi. Saya memancing percakapan dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka sehingga ia mengungkapkan banyak hal yang ia rasakan. Saya membantunya dengan menggali kata-kata kunci dari apa yang ia sampaikan. Hingga kami sampai pada rencana tindak lanjut, antara lain: belajar dari rekan guru tentang keterampilan membuat slide yang menarik, keterampilan membuat proses pembelajaran lebih lancar, keterampilan memandu murid menyusun keyakinan kelas dan keterampilan melakukan refleksi serta penilaian formatif. Ia akhirnya menemukan sendiri apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya (FBKK).