AKU INGIN MENJADI SEORANG PENELITI
Oleh. Yohana Desmarinda Senong
Nama lengkapku Yohana Desmarinda Senong. Panggil aku Indah. Aku seorang siswi kelas VII pada SMP Negeri 7 Maret Hadakewa. Sebuah sekolah yang sangat menyenangkan. Tempat di mana aku melabuhkan semua mimpiku untuk kelak kan dituai menjadi kenyataan yang membahagiakan.
Nah, omong-omong tentang “mimpi”, aku punya banyak sekali mimpi. Bahkan saking banyaknya, sampai-sampai mimpiku tak bisa terhitung jumlahnya. Sama seperti bintang gemintang di angkasa atau butiran pasir di sepanjang garis pantai pulau Lembata. Dari sekian banyaknya mimpiku yang bersinar di angkasa, ada satu mimpi yang paling terang dan terus saja menemani malam-malamku di kamar. Yah, mimpi untuk menjadi seorang peneliti.
Tentu, teman-teman akan bertanya, apa sih untungnya menjadi seorang peneliti? Apa sih enaknya menjadi seorang peneliti? Atau barangkali ada yang akan bertanya, apa seseorang bisa hidup hanya dengan melakukan penelitian?
Baiklah, teman-teman, sebelum menjawab aneka pertanyaan kalian di atas, barangkali aku harus luruskan dulu yah? Bahwa pada dasarnya, ada banyak sekali bidang kehidupan manusia dan alam semesta yang selalu menarik untuk dijadikan subjek dan objek penelitian. Ada peneliti yang punya ketertarikan meneliti dunia sains, astronomi atau angkasa luar, biota laut, ekosistem, bahasa, budaya, dan masih banyak lagi yang lain.
Lalu bagaimana dengan diriku yah?
Aku sangat tertarik meneliti dunia sosial, kemasyarakatan dan kemanusiaan. Yah, itulah chemistry-ku. Dan aku sangat menyadari itu. Bagiku, bicara tentang manusia dalam kaitannya sebagai makluk sosial, serta manusia dan segala persoalan kemanusiaan, akan selalu jadi topik menarik untuk dibahas. Sebab topik ini sangat hidup. Topik yang langsung menyentuh sendi-sendi kehidupan umat manusia.
Nah, teman-teman…topik penelitianku kali ini tentang “Peran Perempuan Lamalera Dalam Tradisi Penetang: Sebuah Upaya Merawat Tradisi Leluhur”. Bagiku ini merupakan sebuah topik penelitian yang pasti akan sangat spektakuler. Mengapa? Aku punya banyak alasan yang mendasar, mengapa judul ini aku angkat yah. Pertama, tradisi pnetang cuma ada di Lamalera dan sudah bertahan sejak nenek moyang mereka pertama kali menginjakan kaki di Pulau Lembata. Kedua, seiring kemajuan zaman dan teknologi, aku sebagai pribadi sebetulnya punya kecemasan tersendiri. Akankan tradisi pnetang yang sungguh mulia ini masih bisa dipertahankan oleh para generasi perempuan Lamalera masa kini? Ataukan harus hilang dan tenggelam dalam pesatnya perubahan dunia dewasa ini? Inilah deretan pertanyaan yang terus membekas di kepalaku, teman-teman. Aku sedih, andai kata tradisi ini suatu saat harus hilang karen generasi perempuan Lamalera masa sekarang atau pun akan datang tidak lagi mau merawat tradisi budaya yang luhur ini. Yah, inilah dasar yah, teman-teman…mengapa aku begitu ngotot mengambil topik ini dan mengapa harus jauh-jauh ke Lamalera.
Oh, yah, teman-teman…omong-omong, aku mau bilang kalau aku telah menyelesaikan proposal penelitianku untuk dinilai oleh Dewan Juri di tingkat Pusat Prestasi Siswa Nasional khususnya pada kategori OPPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) Tahun 2023. Proposalku telah diterima dan dinyatakan Lulus yah. Itu berarti, pekerjaan menantang yang akan aku geluti setelah ini adalah turun langsung ke Desa Lamalera, mengambil dan mengumpulkan sekian banyak data primer di sana agar proposalku bisa dilengkapi hingga BAB IV dan V yah, teman-teman.
Kata kuncinya adalah, turun ke lapangan dalam hal ini ke desa Lamalera. Wow…aku yakin ini akan jadi pengalaman yang sangat luar biasa. Mau tau alasannya, teman-teman? Pertama, karena aku belum pernah sampai dan tinggal di Lamalera sekali pun, padahal aku anak Lembata. Miris yah? Tapi Puji Tuhan, melalui ajang OPSI 2023, aku akhirnya bisa turun ke lapangan dan hidup bersama para perempuan Lamalera, mereka yang akan jadi mama-mama serta kakak-kakak angkatku nantinya kan? Pasti ada di antara kalian akan bertanya, mengapa bisa mengambil judul penelitian tentang perempuan Lamalera kalau saya belum pernah ke Lamalera? Jawabnnya singkat yah, saya sangat menyukai dunia sosial kemanusiaan. Secara khusus Lamalera dan segala macam tradisinya (termasuk perempuan Lamalera) selalu jadi bahan bacaan literasiku di sekolah maupun di dunia media sosial. Itulah sebabnya, aku begitu bersemangat untuk membuat sebuah penelitian terbaik di sana. Alasan kedua, adalah bahwa Lamalera merupakan sebuah destinasi pariwisata tingkat Internasional yang ada di Pulau Lembata. Mengapa bukan kita putera-puteri Lembata yang membuat kajian dan penelitian tentang daerah kita? Mengapa? Inilah alasan mendasar mengapa, Lamalera akan jadi locus penelitianku nanti.
Oh iya, teman-teman….tentu akan ada diantara kalian yang bertanya, kok bisa yah, aku membuat penelitian dan lebih dari itu, proposal penelitianku sudah dinyatakan lolos? Jawabannya mudah, teman-teman. Pertama sekali, aku dibimbing oleh seorang Guru Pembimbing yang sangat luar biasa. Namanya, pak Melky Muda Making,S.Pd. Ia seorang guru Bahasa Inggris di sekolahku. Tapi ia juga seorang peneliti dan penulis hebat. Banyak karya penelitian ilmiah serta artikel-artikel ilmiah hingga buku-buku ber-ISSBN/ISSN yang sudah jadi karya nyata pembimbingku ini yah, teman-teman. Lebih dari itu, ternyata kami punya chemistry yang sama. Pak Melky juga ternyata seorang guru yang suka sekali meneliti dan menulis tentang fenomena sosial dan kemanusiaan, khususnya di Pulau Lembata. Oleh karena itu, aku benar-benar sangat terinspirasi dan termotivasi karena beliau. Yang kedua, kegiatanku mengikuti ajang lomba OPSI ini didukung penuh oleh Kepala Sekolahku, Bapak Frans B.K.Kaona,S.Fil. Sosok ayah di dalam rumah kami i(SMPN 7 Maret Hadakewa) yang selalu hadir mendukung dan memastikan segala sesuatu harus dilaksanakan secara baik dan bertanggungjawab. Yang ketiga, ibu dan bapak guru yang hebat di sekolahku. Selain pak Melky guru pembimbingku, aku juga didorong oleh seluruh guru dan pegawai di sekolahku yah, teman-teman. Mereka selalu memotivasi dan memberi semangat. Yang keempat, adalah sahabat-sahabat terbaikku di sekolah khususnya di kelas VII. Senyum dan canda tawa mereka adalah kekuatanku. Aku yakin, penelitianku ini akan kuselesaikan tepat pada waktunya karena dukungan mereka juga. Dan yang pamungkasnya, adalah kedua orang tuaku di rumah. Puji Tuhan, karena dukungan mereka, aku tetap kuat, sehat dan bertahan hingga sekarang. Aku berjanji, keberhasilanku dalam membuat karya penelitian ini tidak luput dari doa dan dukungan mereka.

***Indah***
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMPN Tujuh Maret Hadakewa Gelar Penerimaan Raport Semester Genap, di Selingi Hiburan Siswa-Siswi Tahun 2025
[Merdeka, 18 Juni 2025] - Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan penerimaan rapor semester genap ini di SMPN Tujuh Maret Hadakewa. Dipimpin langsung oleh Bapak Damianus Daniel Ola , ac
Futsal Meriah Pembuka Rapat Penentuan Nilai Akhir Semester di SMPN Tujuh Maret Hadakewa
[Merdeka, 16/06/2025] – Pagi ini, aktivitas di SMPN Tujuh Maret Hadakewa diawali dengan semangat kompetisi yang tinggi melalui penyelenggaraan pertandingan futsal antar kelas. Keg
SMPN Tujuh Maret Hadakewa Sukses Laksanakan Hari Keempat Asesmen Sumatif Akhir Semester Berbasis CBT
[Merdeka, 12 Juni 2025] – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) di SMPN Tujuh Maret Hadakewa memasuki hari keempat dengan sukses dan lancar. Menggunakan sistem Compute
Asesmen Sumatif Akhir Semester Hari Ketiga Berjalan Lancar dengan Sistem CBT
[Merdeka 11 Juni 2025] – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) hari ketiga di SMPN Tujuh Maret Hadakewa, yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), berlangsung
Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester Hari Kedua, Diawali Kegiatan Pagi yang Produktif
[Merdeka/10/06/2025] – Hari kedua Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester, diawali kegiatan pagi yang produktif di SMPN Tujuh Maret Hadakewa berlangsung dengan tertib dan
ACARA PENGUNGUMAN KELULUSAN DAN PERPISAHAN KELAS 9 SMPN TUJUH MARET HADAKEWA ANGKATAN KE-18
[Merdeka, 04/06/2025] – Suasana haru dan suka cita menyelimuti SMPN Tujuh Maret Hadakewa dalam acara pengumuman kelulusan dan perpisahan siswa kelas 9 dengan mengusung tema &ldquo
Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester Hari Pertama SMPN Tujuh Maret Hadakewa
[Merdeka/09/06/2025] – Hari pertama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester berbasis Computer Based Test (CBT) bagi siswa kelas 7 dan 8 di SMPN Tujuh Maret Hadakewa hari ini di
SMPN Tujuh Maret Hadakewa Gelar Gladi Bersih Perpisahan dengan Penuh Semangat
[Merdeka/03/06/2025] - Hari ini tampak sangat dinamis, seiring dengan persiapan akhir jelang acara perpisahan siswa-siswi kelas IX yang akan dilaksanakan besok 04 Juni 2025. Serangkaian
Pelaksanaan Asesmen Praktek Akhir Semester, Hari Terakhir SMPN Tujuh Maret Hadakewa
[Merdeka 02/06/2025] – Senin awal pekan ini diisi dengan serangkaian kegiatan rutin yang menanamkan disiplin dan kesadaran lingkungan di lingkungan sekolah. Kegiatan diawali denga
AAJ Hari Kedua SMPN Tujuh Maret Hadakewa di Tengah Gemuruh Ile Lewotolok
(Merdeka, 24 April 2025) - Pelaksanaan Asesmen Akhir Jenjang (AAJ) hari kedua di SMPN Tujuh Maret Hadakewa tetap berjalan tertib dan lancar, meskipun suara gemuruh dari Gunung Api Ile L
Rutinitas Di Sekolah SMPN Tujuh Maret Hadakewa Dan Pelaksanaan Ujian Praktek Mata Pelajaran PJOK
[Merdeka/13/04/2025] - Warga sekolah SMPN Tujuh Maret Hadakewa kembali melaksanakan kegiatan rutin dengan melakukan 7K (Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan, Kekeluargaan, Kerama
Semangat Baru di Hari Pertama Pasca Libur Idul Fitri SMPN Tujuh Maret Hadakewa
[Merdeka, 09/04/2025] – Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti SMPN Tujuh Maret Hadakewa pagi ini menyambut kedatangan kembali seluruh siswa, guru, dan staf pegawai set
Pelaksanaan Ujian Literasi Membaca Nyaring dan Membaca Pemahaman Kelas IX SMPN Tujuh Maret Hadakewa
[Merdeka, 13/03/2025] - SMPN Tujuh Maret Hadakewa hari ini melaksanakan Ujian Literasi Membaca Nyaring dan Membaca Pemahaman bagi siswa kelas IX. Ujian yang berlangsung di ruang kelas I
SMPN Tujuh Maret Hadakewa Awali Hari dengan Disiplin, Literasi, dan Kepedulian Lingkungan
[Merdeka, 11/03 2025] – SMPN Tujuh Maret Hadakewa memulai hari ini dengan serangkaian kegiatan positif yang mencerminkan komitmen sekolah terhadap disiplin, literasi, dan kepeduli
Semangat Pagi, Semangat Belajar
[Merdeka 10/03/2025] - Kegiatan belajar mengajar di SMPN Tujuh Maret Hadakewa hari ini berjalan lancar dan penuh semangat. Diawali dengan apel pagi yang khidmat, seluruh siswa dan guru
Siswa SMPN Tujuh Maret Hadakewa Sukses Gelar Proyek P5 Kearifan Lokal dan Kewirausahaan
[Merdeka, 08/03/2025] - SMPN Tujuh Maret Hadakewa sukses menggelar proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal dan kewirausahaan. Kegiatan ya
CAPAI VISI DENGAN AKTIFITAS HARIAN
SMPN Tujuh Maret Hadakewa memiliki berbagai kegiatan rutin yang bertujuan membentuk karakter siswa yang sesuai dengan visi sekolah yakni mewujudkan sosok murid yang ceria berkarya, cerd
Rutinitas SMPN Tujuh Maret Hadakewa
Jumat, 31 Januari 2025 –Warga SMPN Tujuh Maret Hadakewa menutup bulan Januari ini dengan menjalani rutinitas seperti biasanya. Walaupun cuaca sedang hujan, para siswa tetap melaks
Rutinitas di Hari Sabtu SMPN Tujuh Maret Hadakewa Tahun 2025
Sabtu 25 Januari 2025 – Setelah melakukan doa pagi bersama, warga SMPN Tujuh Maret Hadakewa kembali menjalankan rutinitas di sekolah. Kegitan awal yang dilakuan yaitu mekakukan ke
Senam dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat SMPN Tujuh Maret Hadakewa
Jumat, 10 Januari 2025 SMPN Tujuh Maret Hadakewa melakukan kegiatan Latihan Senam Anak Indonesia Hebat yang di pimpin oleh guru olahraga Bpk. Yulianus Damianus Lango Ruing S.Pd yang dii